Sergai (Freedoom.id)
Seribuan siswa di Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), kini tidak lagi menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Padahal sebelumnya mereka rutin menerima jatah dari sejumlah dapur Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah tersebut.
Di Perguruan AD Dakwah Sei Bamban, pasokan MBG yang selama ini dikirim dari SPPG Sei Buluh mendadak dihentikan meski perjanjian kerja sama masih berlaku. Akibatnya, sebanyak 632 siswa mulai dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA kehilangan jatah konsumsi harian sejak 8 November 2025.
Bagian Tata Usaha AD Dakwah, Tifa Purnama Sari, mengungkapkan, penghentian dilakukan dengan alasan pemerataan serta rencana pengalihan pasokan ke dapur yang lebih dekat. Namun hingga kini belum ada pendataan dari dapur baru tersebut.
“Kemarin katanya kami masuk di Pringgan (SPPG Polres Sergai), tapi sampai sekarang belum ada pendataan. Mereka sudah mulai beroperasi, sudah antar-antar, tapi kami belum dapat. Sementara di dapur Sei Buluh nama kami sudah tidak ada,” ujar Tifa kepada sejumlah awak media, Selasa (18/11/2025).

Nasib yang sama dialami Perguruan Muhammadiyah Desa Pon. Sejak 8 November 2025, ratusan siswanya juga tidak lagi menerima MBG.
Kepala SMP Muhammadiyah Desa Pon, Sri Damayanti, menyebut penghentian itu karena pemerataan dan pemindahan dapur dari SPPG Rampah Kiri ke SPPG Polres Sergai.












