DAERAH

Pegiat Sosial Surati Kapolres Sergai, Desak Pengawasan Ketat Distribusi BBM Pasca Banjir

112
×

Pegiat Sosial Surati Kapolres Sergai, Desak Pengawasan Ketat Distribusi BBM Pasca Banjir

Sebarkan artikel ini
Pegiat sosial, Pandu Prasetya (Dok/ Pribadi)

Sergai (Freedoom.id)

Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) pasca bencana banjir mendorong masyarakat menyuarakan aspirasi.

Pegiat sosial asal Kecamatan Sei Rampah, Pandu Prasetya, menyampaikan surat resmi kepada Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu SIK MH.

Dalam surat aspirasi yang ditandatangani pada 3 Desember 2025, Pandu meminta dan mendesak dilakukan monitoring dan pengawasan ketat terhadap distribusi BBM dari Depot Pertamina Patra Niaga hingga ke SPBU dan konsumen.

Selain itu, ia mengungkapkan keresahan masyarakat akibat kelangkaan dan naiknya harga BBM di tingkat pengecer.

“Warga mengeluhkan harga pertalite yang biasanya Rp10.000 per liter, kini tembus Rp15.000 hingga Rp30.000 per botol,” ujarnya kepada Freedoom.id, Kamis (4/12/2025)

Menurutnya, kondisi serupa juga terjadi pada jenis pertamax dan solar yang harganya bervariasi dan jauh di atas ketentuan.

Ia menilai situasi ini berpotensi dimanfaatkan pihak tertentu untuk mengambil keuntungan berlebih melalui praktik penimbunan maupun penjualan eceran dengan harga tinggi.

Padahal, lanjutnya, Pertamina Patra Niaga telah menyampaikan di media bahwa stok BBM di SPBU pasca banjir tetap tersedia dan terjamin.

“Selisih harga yang tidak wajar ini membuat masyarakat semakin terbebani, apalagi banyak yang menggantungkan aktivitas ekonomi pada kebutuhan BBM harian,” tambahnya

Ia berharap Polres Serdang Bedagai dapat hadir di tengah situasi ini dengan melakukan langkah-langkah konkret, di antaranya:

• Monitoring distribusi BBM dari depot hingga SPBU untuk mencegah penyimpangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *