DAERAH

Polemik SPPG Kurnia Banjarbaru, Aliansi Mahasiswa Soroti Relokasi dan Perizinan Lingkungan

119
×

Polemik SPPG Kurnia Banjarbaru, Aliansi Mahasiswa Soroti Relokasi dan Perizinan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
SPPG Kurnia Banjarbaru (Dok/ Ist)

Freedoom.id – Polemik terkait rencana relokasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kurnia di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mendapat sorotan dari Aliansi Mahasiswa Banjarbaru Peduli.

Koordinator Aliansi Mahasiswa Banjarbaru Peduli, Muhammad Insan, mengatakan persoalan SPPG Kurnia tidak hanya berkaitan dengan rencana pemindahan lokasi, tetapi juga menyangkut perizinan lingkungan, pengelolaan limbah hingga koordinasi antar pihak terkait.

Menurutnya, rencana relokasi dapur SPPG Kurnia sebelumnya diharapkan dapat dilakukan dalam waktu dekat. Namun, pihak SPPG Kurnia disebut meminta agar pelaksanaan relokasi ditunda hingga Agustus 2026 karena masih memiliki kontrak sewa dengan lokasi yang saat ini digunakan.

“Masih ada keterikatan kontrak sewa sehingga diperlukan tambahan waktu sebelum berpindah ke lokasi baru,” kata Muhammad Insan dalam keterangannya, Sabtu (26/9/2026).

Ia menjelaskan, di tengah proses relokasi tersebut, lanjutnya, muncul persoalan lain terkait perizinan dan pengelolaan lingkungan.

Ia menyebut berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, terdapat sejumlah dapur SPPG di Banjarbaru yang diduga belum memiliki dokumen lingkungan seperti Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL).

Selain itu, persoalan pengelolaan dan pembuangan limbah juga disebut menjadi perhatian.

Insan menambahkan, dari sekitar 20 dapur SPPG yang beroperasi di wilayah Banjarbaru, mayoritas disebut belum memiliki dokumen lingkungan secara lengkap. Namun, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi dari instansi berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *