“Salah satu perubahan yang saya rasakan, biasanya saat libur kerja dia selalu bersama keluarga. Namun, saat Sumatera Blackout, saya, anak, dan cucu mengungsi di salah satu hotel. Yang bersangkutan justru menolak untuk bergabung,” katanya.
IS kemudian mulai mencurigai adanya hubungan khusus antara BF dan FHS yang diketahui merupakan tetangga mereka.
Atas dugaan tersebut, IS memilih mengadukan persoalan itu kepada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Sumatera Utara agar dapat ditindaklanjuti secara objektif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
IS berharap pengaduannya mendapat perhatian serius, khususnya apabila nantinya ditemukan adanya dugaan pelanggaran disiplin maupun kode etik sebagai aparatur sipil negara dan tenaga pendidik.
“Ini saya laporkan agar semuanya bisa diperiksa dan menjadi terang. Saya hanya ingin mendapatkan kejelasan atas apa yang sebenarnya terjadi,” ungkapnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, FHS belum dapat dikonfirmasi terkait laporan dan dugaan tersebut. (*)












