DAERAH

Dolik Saragih: Perayaan Dirgahayu Harus Jadi Penguat Persaudaraan dan Budaya Leluhur

142
×

Dolik Saragih: Perayaan Dirgahayu Harus Jadi Penguat Persaudaraan dan Budaya Leluhur

Sebarkan artikel ini
Ketua Tuppuan Pomparan Simataraja Raja Simarmata Kecamatan Silou Kahean, Kabupaten Simalungun, Dolik Saragih SP (Dok/ Panitia)

Freedoom.id – Ketua Tuppuan Pomparan Simataraja Raja Simarmata Kecamatan Silou Kahean, Kabupaten Simalungun, Dolik Saragih SP, mengajak seluruh pomparan, boru, dan panogolan menjadikan Perayaan Dirgahayu Pomparan Simataraja Raja Simarmata sebagai momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta melestarikan adat dan budaya warisan leluhur.

Ajakan tersebut disampaikan Dolik Saragih dalam sambutannya pada Perayaan Dirgahayu Pomparan Simataraja Raja Simarmata yang digelar di Kecamatan Silou Kahean, Kabupaten Simalungun, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, perayaan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan menjadi wadah mempertemukan keturunan Raja Simarmata dari berbagai daerah untuk memperkokoh persatuan, kebersamaan, dan hubungan kekeluargaan.

“Perayaan ini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat rasa persaudaraan, dan menjaga kebersamaan di antara seluruh pomparan, boru, maupun panogolan,” ujar Dolik.

Ia mengatakan nilai-nilai kebersamaan harus terus dipelihara agar ikatan kekeluargaan tetap kuat di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, menjaga hubungan antarsaudara merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para leluhur.

Dolik menjelaskan tema perayaan tahun ini, “Gogoh Anggo Marsada”, mengandung makna ajakan untuk tetap bersatu, saling menopang, dan berjalan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Persatuan merupakan kekuatan terbesar yang kita miliki. Ketika seluruh pomparan, boru, dan panogolan bersatu, maka kekeluargaan akan semakin kokoh dan nilai-nilai luhur warisan leluhur akan tetap terjaga,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *