Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk TNI/Polri, Forkopimda, dan mitra lainnya, agar pelaksanaan program ini berjalan maksimal.
Selain pemenuhan gizi, pendirian SPPG juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan pelaku UMKM, penyedia bahan pangan, dan tenaga kerja lokal.
“Salah satu poin penting dari program ini bukan hanya pemenuhan gizi, tetapi juga untuk menghidupkan perekonomian daerah dan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. Program SPPG ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi sehat, cerdas, dan siap bersaing dalam pembangunan jangka panjang nasional,” cetusnya.
Bobby juga secara khusus menyampaikan rasa bangganya kepada Sergai atas keaktifannya dalam pelaksanaan program MBG ini, dan menjadi yang terdepan di Sumatera Utara dalam pendirian dapur MBG.
Turut hadir, Deputi Tata Kelola Badan Gizi Nasional Tigor Pangaribuan yang mewakili Kepala Badan Gizi Nasional, Dirbinmas Polda Sumut Kombes Pol HY Arief Satrio, Ketua DPN Gempita Sumut Alfonso Fery Napitupulu, para kepala daerah se-Sumut, Unsur Forkopimda Sergai, serta berbagai undangan lainnya.
Kehadiran tokoh-tokoh penting ini semakin menegaskan komitmen bersama untuk menyukseskan program MBG demi masa depan Indonesia yang lebih cerah. (*)












