DAERAH

Reputasi Klinik Djohan Tebingtinggi Dipertaruhkan Usai Viralnya Dugaan Malprosedural Oknum Perawat

203
×

Reputasi Klinik Djohan Tebingtinggi Dipertaruhkan Usai Viralnya Dugaan Malprosedural Oknum Perawat

Sebarkan artikel ini
Salah satu komentar masyarakat terhadap dugaan ketidakprofesionalan pelayanan di Klinik Djohan Tebingtinggi (Dok/ Freedoom)

Menurut Alfianto, mempertahankan pekerja yang dinilai tidak profesional tanpa evaluasi serius justru berpotensi menjadi beban bagi institusi.

Sebab, perilaku satu orang dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap keseluruhan organisasi.

“Terlebih, di era media sosial, pengalaman buruk pasien dapat dengan cepat menyebar dan membentuk opini publik. Reputasi yang dibangun selama bertahun-tahun dapat terganggu hanya karena persoalan pelayanan yang sebenarnya dapat dicegah melalui pengawasan dan pembinaan internal,” jelasnya.

Sebelumnya, pihak keluarga pasien berusia 6 tahun, Irlan Jaya Situmorang SH, telah menyampaikan keluhan terkait pelayanan yang mereka terima di Klinik Djohan. Persoalan tersebut kemudian mendapat perhatian publik dan menjadi bahan pemberitaan sejumlah media.

Hingga berita ini diterbitkan, penanggung jawab klinik, dr Junica Handayani, belum merespon upaya konfirmasi awak media. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *