Tapteng (Freedoom.id)
Turnamen Mini Soccer KNPI CUP 2025 yang diselenggarakan oleh DPD KNPI Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) bekerja sama dengan ASKAB PSSI mendapat sorotan positif dari sejumlah pihak.
Salah satunya datang dari Manager Gapai FC, Yudhika Panggabean, yang memberikan apresiasi atas ketegasan sikap DPD KNPI dan panitia pelaksana dalam menyikapi insiden keributan pada laga antara Tim Albion dan Karang Taruna B yang terjadi pada Rabu, 6 Agustus 2025.
Yudhika, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal MPC Pemuda Pancasila Tapanuli Tengah, menilai keputusan panitia untuk memberikan Walk Out (WO) kepada kedua tim sebagai langkah yang tepat dan tegas.
“Keputusan WO kepada Tim Albion dan Karang Taruna B itu adalah langkah yang tepat, itu sudah benar sekali. Saya juga berdiskusi dengan beberapa manajer tim lainnya yang mengikuti Turnamen KNPI CUP 2025 ini, dan semuanya mendukung keputusan tersebut,” ujarnya, Kamis (07/08/2025) kepada Freedoom.id
Ia menekankan bahwa sepak bola seharusnya menjadi ajang pemersatu semangat olahraga, kebersamaan, dan nasionalisme. Menurutnya, tindakan kericuhan apalagi sampai terjadi pemukulan jelas tidak dibenarkan dalam dunia olahraga.
“Peristiwa keributan dalam pertandingan itu mari kita jadikan sebagai pelajaran dan koreksi untuk ke depan, agar semangat sepak bola tetap menyala di Tapanuli Tengah. Saya juga mengapresiasi semangat dari Tim Karang Taruna dan Tim Albion, mari kita tetap bergandengan tangan untuk menggelorakan semangat sepak bola,” jelas Yudhika.












