Lebih lanjut, Yudhika mengungkapkan secara aturan, jika satu tim menerima tiga kartu merah, maka seharusnya tim tersebut langsung dikenakan WO. Namun, ia memahami bahwa keputusan panitia tentu sudah melalui berbagai pertimbangan.
“Ini hanya pertandingan untuk menjalin silaturahmi, bukan ajang untuk mencari lawan atau permusuhan. Keputusan panitia adalah mutlak dan tidak bisa diganggu gugat. Provokasi dari luar lapangan itu hal biasa dalam sepak bola, yang penting kita sebagai pemain dan ofisial tetap menjunjung tinggi sportifitas,” tegasnya.
Sebagai penutup, Yudhika mengajak seluruh tim peserta KNPI CUP 2025 untuk terus menjaga semangat sportivitas dan kebersamaan demi suksesnya turnamen ini hingga akhir.
“Ke depan, kami mengajak seluruh tim yang berlaga untuk menjunjung tinggi sportivitas. Mari kita sukseskan turnamen ini bersama-sama,” tutupnya. (*)












