“Tolong hadir di tengah-tengah masyarakat dan libatkan kader Posyandu. Dengan memohon ridho Allah SWT, kegiatan ini saya nyatakan dibuka secara resmi dan terbuka untuk umum,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi, dr. Fitri Sari Saragih, melaporkan bahwa prevalensi stunting di Kota Tebing Tinggi terus menunjukkan tren penurunan, yakni dari 2,1 persen pada 2023, menjadi 1,7 persen pada 2024, dan kembali turun menjadi 1,5 persen pada 2025.
“Penurunan ini tidak terlepas dari arahan dan bimbingan Bapak Wali Kota beserta dukungan seluruh stakeholder dan organisasi perangkat daerah yang terlibat dalam upaya pencegahan stunting,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, serta peran aktif pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dalam mendukung percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Kota Tebing Tinggi.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan vitamin, peninjauan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), peninjauan posyandu di Pustu Persiakan, serta ditutup dengan sesi foto bersama. (*)












