Choky Nasution menjelaskan,
“Audiensi ini dilakukan untuk memperluas jaringan dan membangun sinergi dengan lembaga pendidikan tinggi yang memiliki fokus dan perhatian yang sama terhadap demokrasi dan kepemiluan, seperti STIT Al Hikmah,” jelasnya.
Choky menambahkan, fokus kerja Bawaslu saat ini adalah pengawasan dan pencegahan yang membutuhkan strategi yang terukur dan terencana, bukan hanya gerakan sporadis yang muncul mendekati Pemilu atau Pemilihan serentak saja.
“Oleh karena itu, kami terus mengembangkan kerja sama yang berkelanjutan dengan berbagai lembaga, terutama institusi pendidikan tinggi,” tambahnya.
Langkah sinergi ini diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dan pengawasan pemilu yang lebih efektif melalui pendidikan kepemiluan dan demokrasi yang berkesinambungan.
Turut hadir dari masing-masing institusi seperti pimpinan STIE Bina Karya dan STIT Al Hikmah, di antaranya, Ketua STIE Bina Karya, Dr Mangasi Sinurat SE MSi, CMA, CIBA, CERA, CBV, Wakil Ketua III Riris, serta para ketua program studi di STIE Bina Karya dan pimpinan STIT Al Hikmah, termasuk Prof Dr Ficki Padli Pardede MA (Wakil Ketua I), Dr Suswanto MPd (Wakil Ketua II), Nur Azizah SPd MM, dan Kepala AU-K Elvina SAg, serta pimpinan dan staf Bawaslu Tebing Tinggi. (*)












