DAERAH

Jejak Dinasti Qing  Tercatat di Prasasti Kelenteng Guang Fu Gong Pantai Cermin

223
×

Jejak Dinasti Qing  Tercatat di Prasasti Kelenteng Guang Fu Gong Pantai Cermin

Sebarkan artikel ini

Sergai (Freedoom.id)

Prasasti berbahasa Tionghoa di Kelenteng Guang Fu Gong, Desa Pantai Cermin Kiri, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mencatat perjalanan sejarah rumah ibadah tersebut sejak awal berdiri hingga perkembangan di era modern.

Tertulis dalam prasasti itu rentang masa pemerintahan sejumlah kaisar Dinasti Qing, mulai dari Kaisar Jiaqing (1796–1820) hingga Xuantong atau Puyi (1909–1911).

 

Selain itu juga dicantumkan periode Republik Tiongkok (1912–1948) dan Republik Rakyat Tiongkok sejak 1949 sampai sekarang.

Anggota DPRD Sergai Fraksi Golkar, Meryanto, yang juga warga keturunan Tionghoa, mengatakan vihara tersebut dikenal sebagai Vihara Kuan Im yang telah lama berdiri dan memiliki nilai sejarah bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, berdasarkan isi prasasti, kelenteng awalnya hanya berupa bangunan kecil.

“Pada tahun 1900 atau era Guangxu ke-26, murid-murid dari Guangdong dan Fujian melakukan renovasi dan perluasan dengan menambah patung dewa atau Buddha, hiolo, meja altar, serta perlengkapan ibadah lainnya,” ujarnya kepada wartawan, Senin (16/2/2026).

Kemudian, pada tahun 1901, seorang donatur bermarga Lin membawa lonceng dan genderang besar dari luar negeri. Saat itu kelenteng dipimpin rohaniawan Shi Ming Dashi. Prasasti juga mencatat sumbangan papan kaligrafi dari para dermawan.

Ia menambahkan, selain mencatat renovasi awal abad ke-20, prasasti tersebut juga memuat pembangunan di era modern, antara lain renovasi pendopo depan tahun 1975, perbaikan area luar dan pemasangan lampu tahun 1984, renovasi lantai tahun 1992, pembangunan Tian Gong Ting tahun 1994, pagoda dan pagar tahun 1996.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *