“Langkah Kapolda Sumut yang menekan ruang gerak kejahatan, terutama judi online dan narkoba, sejalan dengan cita-cita pemuda untuk membangun Sumatera Utara yang berintegritas, bersih dari narkoba, dan berkeadilan sosial,” tambahnya.
Baca juga: Ketua KNPI Tebingtinggi: Kemerdekaan Bukan Sekedar Sejarah dan Momentum Seremonial
Ia juga menekankan, pemberantasan kejahatan bukan hanya tugas aparat penegak hukum semata, tetapi memerlukan kolaborasi sosial yang menyeluruh antara aparat, masyarakat, pemuda, dan tokoh keagamaan.
“Penegakan hukum harus dibangun di atas kesadaran kolektif. Masyarakat perlu menjadi subjek aktif dalam menjaga keamanan, bukan sekadar objek perlindungan. Kepedulian sosial dan partisipasi publik adalah bagian dari kontrol moral terhadap potensi kejahatan di lingkungan kita,” jelasnya.
Baca juga: Ketua DPD KNPI Tebing Tinggi, Apresiasi Responsifitas Wali Kota terkait Revitalisasi Pasar Inpres
Ia menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk mendukung langkah Kapolda Sumut dalam membangun tatanan sosial yang berkeadilan dan berkeamanan berkelanjutan.
“Semangat pemuda harus berpihak pada kebenaran, bukan pada ketakutan. Memberantas kejahatan adalah bagian dari membangun peradaban,” pungkasnya. (**)












