Padang Sidempuan (Freedoom.id)
Perayaan Milad Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ke-59 berlangsung khidmat di dua lokasi bersejarah, Kota Padang Sidempuan dan Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (20/9/2025)
Agenda penting yang menyentuh sejarah pergerakan bangsa ini dimulai dengan mendengarkan jejak hidup Lafran Pane, pendiri HMI, yang disampaikan oleh Muhammad Ikbal Pane, anak kedua dari almarhum Lafran Pane, di Gedung Nasional Kota Padang Sidempuan.
Baca juga: 59 Tahun KAHMI: Menyongsong Indonesia Maju atau Terjebak dalam Siklus Kekuasaan?
Kemudian, dilanjutkan dengan peluncuran Lafran Pane Heritage dan peletakan batu pertama Masjid Lafran Pane di Sipirok.
Pencanangan Lafran Pane Heritage ini menjadi simbol penghormatan yang mengingatkan pentingnya perjuangan dan warisan intelektual yang diberikan oleh Lafran Pane kepada bangsa Indonesia.
Alumni HMI asal Simalungun, Muhammad Choir Nazlan Nasution, yang hadir di lokasi, memberikan apresiasi mendalam terhadap acara tersebut.
Choir menekankan, Lafran Pane Heritage bukan hanya milik keluarga besar HMI-KAHMI, melainkan warisan bangsa yang harus dijaga dan dikembangkan.
“Ini adalah monumen sejarah yang mengingatkan kita pada akar perjuangan,” ungkapnya, kepada Freedoom.id, Selasa (24/9/2025).
Baca juga: Kohati Berau Peringati Milad ke-59: Perkuat Peran Perempuan dalam Perjuangan Bangsa
Ia juga memuji konsistensi Majelis Wilayah KAHMI Sumut dalam menerbitkan 17 buku dokumenter setiap tahun sejak 2022.












