Berau (Freedoom.id)
Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Berau, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), memperingati 59 tahun kelahiran Kohati sebagai wadah perjuangan perempuan dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Minggu (21/9/2025).

Perjalanan panjang ini dirayakan dengan penuh semangat dan refleksi, menjadikan Milad ke-59 ini sebagai momen penting untuk meneguhkan peran perempuan dalam perjuangan umat, bangsa, dan negara.
Baca juga: 59 Tahun KAHMI: Menyongsong Indonesia Maju atau Terjebak dalam Siklus Kekuasaan?
Dalam sambutannya, Ketua Kohati Cabang Berau, Siti Wulan Sari, mengungkapkan keberadaan Kohati bukan sekadar sebagai pelengkap dalam organisasi HMI, melainkan sebagai tonggak sejarah yang sangat penting dalam mendorong partisipasi perempuan dalam berbagai sektor kehidupan.
“Peran perempuan di era modern ini semakin strategis, bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai penggerak perubahan, pencetak generasi, dan agen pembangunan bangsa,” ujarnya kepada Freedoom.id, Senin (22/9/2025).
Selain itu, ia menyebut misi Kohati sangat mulia, yakni untuk membina, mengembangkan, dan menguatkan potensi kader HMI-Wati agar mereka mampu berperan aktif dalam masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.

Ia juga mengingatkan seluruh kader Kohati untuk terus menjaga marwah organisasi, memperkokoh ukhuwah, dan meningkatkan kapasitas diri agar kehadiran Kohati tetap memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.












