Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, khususnya anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.
Agenda selanjutnya adalah inventarisasi dampak bencana. BP Taskin melakukan pendataan awal kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak sebagai dasar penyusunan langkah strategis pemulihan ke depan.
Pendataan ini penting mengingat bencana berpotensi menghilangkan mata pencaharian, tempat tinggal, dan sumber penghidupan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Iwan Sumule didampingi Deputi Bidang Percepatan Pemberdayaan dan Penyediaan Akses, Novrizal Tahar, beserta jajaran tenaga ahli BP Taskin. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan keseriusan BP Taskin dalam merespons bencana, tidak hanya pada aspek kemanusiaan, tetapi juga perencanaan kebijakan pemulihan jangka menengah dan panjang.
Usai penyerahan bantuan, rombongan BP Taskin melanjutkan agenda dengan berdiskusi bersama Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, dan jajaran pemerintah daerah. Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis percepatan pemulihan pasca bencana, termasuk penguatan sinergi lintas sektor antara kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.
Dalam diskusi itu ditekankan pentingnya pelibatan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan program pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran, terutama dalam mengantisipasi munculnya warga miskin baru melalui pemulihan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, serta penyediaan akses layanan dasar dan bantuan sosial.












