DAERAH

Demo GTB Ricuh di Pandan, Lempar Batu Pecah di Jalan Raja Junjungan Lubis, Rahmansyah Sibarani Turun Langsung Amankan Massa

115
×

Demo GTB Ricuh di Pandan, Lempar Batu Pecah di Jalan Raja Junjungan Lubis, Rahmansyah Sibarani Turun Langsung Amankan Massa

Sebarkan artikel ini
Petugas tampak menenangkan demonstran

Tapteng (Freedoom.id)

Aksi demonstrasi yang digelar oleh Gerakan Tapteng Baru (GTB) di Jalan Raja Junjungan Lubis, Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Jumat sore (31/10/2025), berakhir ricuh.

Pantauan di lapangan, suasana sempat memanas hingga terjadi aksi lempar batu antar dua kelompok massa. Beberapa rumah warga dan ruko di sekitar lokasi nyaris menjadi sasaran amukan.

Ketegangan mulai meningkat saat massa GTB yang dipimpin Alwi Rahman Chaniago dan orator Denis Simalanggo melakukan long march dari Simpang DPRD Tapteng menuju Kantor DPRD.

Namun tepat di depan rumah mantan Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani, situasi berubah menegangkan ketika sebagian massa berteriak, “Bakar! Bakar! Bakar!”

Ujaran provokatif itu memicu emosi warga setempat. Aksi saling dorong dan lempar batu pun tak terhindarkan, sementara aparat kepolisian terlihat kewalahan mengendalikan massa yang semakin beringas.

Situasi semakin panas saat orator aksi, Denis Simalanggo, berteriak lantang melalui pengeras suara, “Ini bukan jalan nenek moyangmu!” Kalimat tersebut memancing reaksi keras dari warga sekitar hingga bentrokan kecil pecah sebelum massa tiba di Kantor DPRD Tapteng.

Di tengah kekacauan, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Rahmansyah Sibarani, S.H., M.H., turun langsung ke lokasi untuk menenangkan massa.

Ia tampak berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan tokoh masyarakat agar ketegangan tidak semakin meluas.

Sebelumnya, Fraksi Partai NasDem DPRD Tapteng telah menyatakan siap menerima aksi GTB secara terbuka. Dalam konferensi pers di Kantor DPD II Partai NasDem Pandan pada Kamis (30/10/2025), mereka bahkan berjanji akan mengajak perwakilan massa meninjau langsung proyek pembangunan Kantor Bupati Tapteng yang disebut-sebut mangkrak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *