Freedoom.id – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto SH MH, menegaskan bahwa peran pers sangat krusial dalam menjaga demokrasi dan stabilitas sosial, terutama di tengah kondisi Sumatera Utara yang dinilai sedang tidak baik-baik saja.
Hal itu disampaikan Rianto dalam momentum peringatan Hari Kebebasan Pers Dunia yang diperingati setiap 3 Mei.
Ia menyoroti berbagai tantangan yang saat ini dihadapi insan pers, mulai dari derasnya arus informasi digital hingga maraknya penyebaran hoaks yang berpotensi memengaruhi opini publik.
“Pers hari ini dihadapkan pada tantangan serius. Arus informasi begitu cepat, namun tidak semuanya benar. Di sinilah peran pers dibutuhkan untuk menyaring, memverifikasi, dan menyajikan informasi yang akurat kepada masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Senin (4/5/2026).
Rianto menekankan bahwa kebebasan pers bukan sekadar hak, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan profesionalisme dan integritas tinggi. Menurutnya, di tengah situasi daerah yang dinilai kurang kondusif, media tidak boleh kehilangan peran strategisnya.
“Kondisi Sumatera Utara saat ini memang tidak baik-baik saja. Pers tidak boleh absen. Media harus hadir menyampaikan fakta, memberikan edukasi, dan menjaga agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.
Ia menambahkan, pers harus tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif serta menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dan pemerintah.
Selain itu, Rianto juga mengingatkan pentingnya menjaga independensi media dari berbagai tekanan yang dapat memengaruhi pemberitaan. Ia mengajak seluruh insan pers untuk tetap berpegang pada prinsip jurnalistik dan mengedepankan kepentingan publik.












