Sergai (Freedoom.id)
Sejak ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada akhir tahun 2025, kinerja Ernita Naibaho mulai menjadi sorotan.
Sejumlah kendala dinilai belum terselesaikan hingga perayaan Idulfitri 1447 Hijriah berlalu. Salah satu yang paling disorot adalah belum dibayarkannya honor perangkat desa di 159 desa yang tersebar di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Kondisi ini dianggap sebagai kemunduran dalam tata kelola birokrasi pemerintahan desa. Pasalnya, selama ini pembayaran honor perangkat desa umumnya telah rampung sebelum Hari Raya Idulfitri.
Tak hanya persoalan honor, hambatan juga dikhawatirkan berdampak pada jalannya program pembangunan desa. Minimnya pemahaman terhadap program dinilai berpotensi mengganggu pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan.
Seorang perangkat desa yang enggan disebutkan namanya membenarkan keterlambatan tersebut. Ia mengaku hingga Lebaran berlalu, honor yang seharusnya diterima belum juga dibayarkan.
“Iya bang, sampai lewat Lebaran honor kami belum juga kami terima. Padahal kebutuhan Lebaran ini sangat besar,” ujarnya dengan nada kecewa, Rabu (25/3/2026).
Ia juga menambahkan bahwa kondisi seperti ini baru pertama kali terjadi.
“Tahun lalu lancar, tidak tahu penyebabnya apa. Kami juga kurang paham,” tambahnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, khususnya Bupati, dapat memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini agar tidak kembali terulang di masa mendatang.












