DAERAH

Ratusan Masyarakat Akan Gelar Aksi di PT Inalum, Pengusaha Lokal Mengaku Terpinggirkan

105
×

Ratusan Masyarakat Akan Gelar Aksi di PT Inalum, Pengusaha Lokal Mengaku Terpinggirkan

Sebarkan artikel ini

Batubara (Freedoom.id)

Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Anak Daerah Menggugat (AADM) dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Direksi PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, pada Rabu (5/11/2025).

Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas dugaan ketidakadilan terhadap pengusaha lokal serta persoalan lingkungan yang terjadi di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Koordinator aksi, Flora Sitanggang, mengungkapkan bahwa salah satu tuntutan utama massa adalah penolakan terhadap keterlibatan perusahaan luar daerah yang dinilai menyingkirkan peran pengusaha lokal.

Menurutnya, pihaknya menilai manajemen PT Inalum diduga melakukan adu domba antara pengusaha lokal dengan anak perusahaan mereka sendiri, yaitu PT Sinergi Mitra Lestari Indonesia (SMLI).

“Seharusnya PT SMLI hanya menangani limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), bukan mengambil sisa besi bekas pakai yang merupakan hak pengusaha anak daerah,” tegas Flora, Selasa (4/11/2205).

Selain persoalan kemitraan, AADM juga menyoroti ketidakjelasan perjanjian pemeliharaan tusted jaringan transmisi PT Inalum yang melintasi lahan masyarakat di Desa Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara.

Flora menyebutkan, warga sekitar juga menuntut agar aparat penegak hukum, termasuk Kapolda Sumut dan Kejati Sumut, memeriksa dugaan pencemaran lingkungan akibat penimbunan limbah karbon (anoda dan katoda) oleh PT Inalum.

Aktivitas tersebut disebut telah menyebabkan pencemaran air dan mengakibatkan matinya habitat biota laut di sekitar area pembuangan limbah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *