Freedoom.id – Indonesia Emas 2045 bukan sekadar target pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, maupun peningkatan daya saing industri.
Lebih jauh dari itu, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, menghasilkan inovasi, serta beradaptasi dengan perubahan dunia yang berlangsung begitu cepat di era digitalisasi di abad 21 sekarang ini.
Karena itu, pembangunan sumber daya manusia harus ditempatkan sebagai investasi jangka panjang.
Salah satu langkah strategis yang perlu diperkuat adalah kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Korea Selatan, terutama dalam pengembangan teknologi dan kompetensi generasi muda.
Korea Selatan dapat menjadi salah satu referensi penting. Negara tersebut berhasil melakukan transformasi ekonomi dan industri dengan bertumpu pada pendidikan, riset, inovasi, teknologi, serta keterhubungan yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah dan dunia industri.
Kemajuan Korea Selatan dalam teknologi informasi, semikonduktor, kecerdasan buatan, robotika, otomotif, bioteknologi dan industri digital menunjukkan bahwa penguasaan teknologi merupakan bagian penting dari pembangunan negara.
Indonesia tentu tidak harus meniru Korea Selatan secara komprehensif (keseluruhan). Yang perlu dipelajari adalah bagaimana membangun ekosistem pendidikan dan industri yang mampu melahirkan manusia terampil, peneliti, inovator dan tenaga profesional yang sesuai dengan kebutuhan zaman.
Salah satu langkah konkret yang perlu diperluas adalah program pertukaran dan pengiriman pelajar serta mahasiswa Indonesia ke Korea Selatan.












