HUKUMNASIONAL

KontraS Sumut: Penyerangan terhadap Andrie Yunus Serangan terhadap HAM dan Demokrasi

180
×

KontraS Sumut: Penyerangan terhadap Andrie Yunus Serangan terhadap HAM dan Demokrasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Operasional KontraS Sumut, Adinda Zahra Novianti, (Foto: Dok/ Kontras Sumut)

Medan (Freedoom.id)

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatera Utara (Sumut) menilai penyerangan terhadap aktivis HAM Andrie Yunus dengan menggunakan air keras bukan sekedar serangan personal, melainkan bentuk ancaman serius terhadap penegakan hak asasi manusia (HAM) dan demokrasi di Indonesia.

Kepala Operasional KontraS Sumut, Adinda Zahra Novianti mengatakan, Andri Yunus merupakan sosok yang selama ini aktif menyuarakan isu-isu penting seperti reformasi sektor keamanan, kebebasan sipil, serta penolakan terhadap berbagai bentuk kesewenang-wenangan negara.

“Penyerangan ini bukan hanya ditujukan kepada Andri Yunus secara pribadi, tetapi juga merupakan serangan terhadap suara-suara kritis yang selama ini ia perjuangkan terkait demokrasi dan HAM,” ujar Dinda saat dihubungi Jurnalis Freedoom.id melalui sambungan Whatsapp, Rabu (18/3/2026) pukul 16.00 WIB.

Menurut Dinda, Andrie Yunus juga dikenal sebagai bagian dari jaringan KontraS dan merupakan rekan perjuangan yang konsisten dalam mengadvokasi isu-isu pelanggaran HAM.

Saat ditanya terkait perkembangan kasus, KontraS Sumut mengaku telah menerima informasi terbaru mengenai penangkapan empat oknum anggota TNI yang diduga terlibat dalam aksi penyiraman air keras tersebut.

Dijelaskan, keempat terduga pelaku terdiri dari perwira hingga prajurit dengan pangkat berbeda, termasuk seorang kapten.

Meski demikian, KontraS Sumut menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara transparan dan adil, tanpa memandang asal institusi para tersangka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *