Sergai (Freedoom.id)
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia menghadiri langsung tradisi adat budaya Melayu bertajuk “Jamu Laut”, yang digelar di Pantai Inga, Kecamatan Pantaicermin, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Rabu (23/7/2025).
Kehadiran Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menjadi momen bersejarah sekaligus bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap budaya lokal.
Dalam sambutannya, Fadli Zon menegaskan bahwa Indonesia adalah negara dengan mega diversity (keanekaberagaman), tak hanya dalam hal hayati, tetapi juga dalam kekayaan budayanya.
“Budaya bukan sekadar masa lalu, tapi adalah masa depan. Ia bukan beban, melainkan potensi. Dari budaya bisa tumbuh ekonomi, diplomasi, bahkan kekuatan bangsa. Indonesia belum punya Hollywood atau Bollywood, tapi kita punya laut, dan dari laut kita ingin menciptakan gelombang budaya yang mendunia,” ujarnya.
Politisi Partai Gerindra ini juga menyinggung pentingnya pengakuan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) bagi tradisi-tradisi lokal.
Dikatakannya, saat ini, Indonesia telah mencatat 2.213 WBTB, 16 di antaranya telah diakui UNESCO. Namun, tradisi Jamu Laut belum masuk daftar nasional.
“Mudah-mudahan Jamu Laut bisa didaftarkan sebagai WBTB agar menjadi bagian dari identitas budaya Indonesia,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Sergai, H Darma Wijaya, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas kehadiran Menteri Kebudayaan.
Ia menyebut kehadiran Fadli Zon sebagai bukti perhatian nyata pemerintah pusat terhadap pelestarian budaya lokal.












