“Tradisi ini adalah ritual syukur masyarakat pesisir atas rezeki dan keselamatan di laut. Ia mencerminkan harmoni antara manusia, alam, dan pencipta, serta mengandung nilai spiritual, sosial, dan ekologis yang mendalam,” jelasnya.
Senada dengan itu, Sultan Serdang ke 9, Syariful Alamsyah, mengapresiasi perhatian serius pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya Melayu.
Sultan juga menegaskan pentingnya menghidupkan kembali warisan budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa.
“Tradisi dan budaya kita ini memiliki akar yang panjang, menyatu dalam tanah dan laut milik leluhur. Ini adalah warisan yang tidak hanya harus kita jaga, tapi kita hidupkan kembali,” pungkasnya.
Turut hadir, wakil bupati sergai Adlin Tambunan, wakil ketua DPRD sergai James Pangaribuan, tokoh-tokoh pemangku adat melayu, dan ribuan masyarakat. (*)












