INTERNASIONAL

PM Slovakia Minta Pengecualian Gas Rusia hingga 2034, UE Hadapi Ketegangan Baru di Brussels

219
×

PM Slovakia Minta Pengecualian Gas Rusia hingga 2034, UE Hadapi Ketegangan Baru di Brussels

Sebarkan artikel ini

Brussels, (Freedoom.id)

Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico, memicu ketegangan baru di internal Uni Eropa setelah secara terbuka menuntut pengecualian hukum agar negaranya tetap dapat membeli gas dari Rusia hingga tahun 2034. Sebagai imbalannya, Fico menyatakan kesediaan untuk mencabut veto Slovakia terhadap paket sanksi ke-18 Uni Eropa terhadap Kremlin.

“Solusi terbaik adalah memberi Slovakia pengecualian agar kami bisa menyelesaikan kontrak jangka panjang dengan Gazprom hingga 2034,” tulis Fico melalui akun media sosialnya pada Selasa (15/7/2025), seperti dikutip CNBC Indonesia.

Langkah ini dinilai sebagai manuver politik yang bertujuan untuk melindungi kepentingan energi domestik Slovakia, negara yang saat ini masih sangat bergantung pada pasokan gas alam dari Rusia.

Di sisi lain, Komisi Eropa tengah mendorong penghentian bertahap impor energi Rusia paling lambat akhir 2027, sebagai bagian dari strategi menekan pendanaan militer Moskow dalam perang di Ukraina.

Fico menyampaikan kekhawatiran bahwa penghentian sepihak kontrak dengan Gazprom bisa berujung pada gugatan hukum yang mahal. “Slovakia dapat digugat sebesar 16 hingga 20 miliar euro jika memutus kontrak jangka panjang tanpa dasar hukum,” ujarnya.

Namun, Komisi Eropa membantah ancaman tersebut dengan menyatakan bahwa larangan impor dalam konteks geopolitik dapat dikategorikan sebagai force majeure berdasarkan hukum internasional. Artinya, negara anggota dapat membatalkan kewajiban kontrak tanpa terkena sanksi hukum jika kondisi luar biasa mengharuskannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *