Media juga telah berupaya melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada oknum berinisial “M” yang disebut-sebut sebagai perekrut pekerja di SPPG Dusun 5 Desa Marjanji.
Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Saat dikonfirmasi ulang pada Selasa (19/5/2026) pukul 00.30 WIB, pesan yang dikirim masih berstatus ceklis satu dan foto profil WhatsApp tidak lagi terlihat. Wartawan menduga nomor kontak media telah diblokir.
Menanggapi keresahan masyarakat tersebut, Camat Sipispis, Herbin Damanik menegaskan bahwa perekrutan pekerja di dapur SPPG tidak dipungut biaya.
“Sampai saat ini perekrutan pekerjaan itu adalah gratis,” tegas Herbin saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Makan Bergizi Gratis Kabupaten Sergai, Nurhasanah menjelaskan bahwa proses perekrutan relawan merupakan tanggung jawab pihak yayasan atau mitra dapur SPPG.
“Terkait perekrutan relawan jelas secara juknis 401.1 BGN adalah tanggung jawab PIC yayasan ataupun mitra dapur. Sesuai data portal, mitra dapur di Dusun 5 adalah SPPG Marjanji dengan Yayasan Arzy Smart dan nama PIC yang terdata Risky Surya Nanda Putra,” jelasnya
Di sisi lain, melalui surat elektronik resmi, BGN menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memungut biaya dalam bentuk apa pun dalam proses rekrutmen tenaga kerja SPPG.
“BGN tidak memungut biaya dalam bentuk apapun pada proses rekrutmen tenaga kerja SPPG. Setiap indikasi penyimpangan, termasuk dugaan pungli oleh oknum yang mengatasnamakan BGN atau mitra, akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” demikian pernyataan resmi BGN.












