INTERNASIONALOPINI

Iran Dalam Pusaran Geopolitik

289
×

Iran Dalam Pusaran Geopolitik

Sebarkan artikel ini
Bendera Negara Iran, (Dok/Google)

Sementara itu, Ilham Aliev, Presiden Azebaijan nampaknya makin mengokohkan hubungannya dengan Israel dan Turki, dan semakin menjauh dari Rusia. Azerbaijan bahkan menjadi salah satu negara yang memfasilitasi Israel menyerang Iran dengan menjadikan wilayah negara mereka sebagai tempat pengoperasian pesawat-pesawat Israel dalam menyerang Iran.

Di lain pihak, NATO nampaknya memiliki agenda serius untuk mengambil alih Kladiningrad, wilayah Rusia yang merupakan salah satu aset terpenting dalam sistem pertahanan Rusia di Kaukasus.

Menarik mencermati bahwa mulai dari Volodimir Zelensky di Ukrania, Vahagn Kachaturyan di Armenia; Salome Surabishvili di Georgia yang pro Barat ini, para Zionist yang terhubung dengan Netanyahu. Mereka memperlakukan para penganut Gereja apostolik di negara mereka dengan tidak baik, bahkan terkesan menindas.

Rusia tentu saja memiliki koneksi yang relatif baik di semua negara Kaukasus, karena merupakan negara bekas pecahan Uni Soviet. Tapi dewasa ini, pengaruh Rusia telah berkurang secara signifikan di negara-negara bekas wilayah Uni Soviet itu. Sekalipun secara ekonomi ketergantungan terhadap hubungan dagang dengan Rusia masih cukup tinggi.

Kembali ke tema catatan, jika NATO dan sekutunya berhasil melakukan politik isolasi, memutus mata rantai Iran dengan Rusia di kawasan Kaukasus ini, dapat diduga kuat bahwa posisi Iran akan melemah, dan imbasnya akan berpengaruh signifikan terhadap kepentingan Geopolitik China dan Rusia.

Dengan demikian, bagi Rusia dan China, upaya mempertahankan kedaulatan pemerintahan Iran yang sah, merupakan bagian dari kepentingan nasional mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *