OPINI

Jalan Panjang Problematika Guru

655
×

Jalan Panjang Problematika Guru

Sebarkan artikel ini
Abrizal Lubis, (penulis)
Abrizal Lubis, (penulis)

Problematika guru ini harus diselesaikan secara tuntas dari hulu ke hilir agar tidak berlarut – larut dan menambah masalah baru.

Baiknya, semua stakeholder dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, LPTK, dan sekolah saling berbenah pada instansi masing – masing sehingga saling melengkapi dan menyelesaikan permasalahan yang ada.

Perbaikan Rekrutmen Calon Guru

Benang kusut problematika guru harus dituntaskan dari paling hulu: rekrutmen calon guru.

Salah – satu akar masalah problematika guru ini karena adanya jarak pemisah antara Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dengan kebutuhan guru di lapangan. Saat ini suplai calon guru lebih besar daripada kebutuhan guru.

Permasalahan ini muncul karena LPTK terus bertambah sehingga lulusan sarjana pendidikan menumpuk. Akibatnya, mereka tidak tertampung di sekolah – sekolah. Koordinasi dan kesepahaman bersama antara LPTK dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) sangat dibutuhkan pada konteks ini.

Langkah taktis pertama dapat dimulai dengan menyediakan data kebutuhan guru yang akurat dan mutakhir sehingga dapat disingkronkan dengan rekrutmen calon guru di LPTK. Skema rekrutmen calon guru dilakukan berbasis kebutuhan.

langkah taktis kedua, LPTK hendaknya segera membentuk standarisasi rekrutmen calon guru. Teknis rekrutmennya jangan ditumpukkan melalui satu aspek ujian tertulis saja.

Interview, portofolio-melihat kesesuaian minat serta rekam jejak calon guru, penugasan-menulis esai – membuat short video berhubungan dengan kompetensi guru dapat menjadi alternatif tambahan sebagai standarisasi rekrumen calon guru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *