NASIONAL

Titik Krusial Kepemimpinan Presiden Prabowo: Direktur Voxpol Minta Hentikan ‘Mengasuh’ Menteri Warisan Jokowi

223
×

Titik Krusial Kepemimpinan Presiden Prabowo: Direktur Voxpol Minta Hentikan ‘Mengasuh’ Menteri Warisan Jokowi

Sebarkan artikel ini
Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago (Foto: Inilah.com)

Jakarta (Freedoom.id)

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menilai Presiden Prabowo Subianto tengah berada di titik krusial dalam masa kepemimpinannya, menyusul gelombang aksi demonstrasi yang berujung anarkis beberapa waktu terakhir.

Pangi menyampaikan, gelombang kritik publik terhadap kabinet dan kebijakan pemerintah menunjukkan jarak yang semakin jauh antara elite politik dan denyut nadi rakyat.

Baca juga: Didampingi Pimpinan Partai Politik, Presiden Prabowo Sampaikan Perkembangan Situasi Negara, Ini Isi Pidatonya Singgung Makar dan Terorisme

Untuk itu, ia menegaskan perlunya langkah tegas, berani, dan terukur guna menjaga stabilitas politik dan keutuhan negara.

Salah satu langkah strategis yang dia sarankan adalah agar Presiden Prabowo menghentikan pola ‘mengasuh’ menteri-menteri yang merupakan warisan dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, pola ini justru menghambat proses pembaruan dan menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan saat ini.

Selain itu, Pangi juga menekankan perlunya reformasi total di DPR dan etika politik. Ia menyerukan agar partai politik bertindak tegas dengan memecat anggota DPR yang tidak sensitif terhadap kondisi rakyat, terutama yang menunjukkan sikap tidak pantas seperti berjoget di tengah penderitaan masyarakat.

Baca juga: Sekjen DPC Gerindra Tebing Tinggi: Presiden Prabowo New Hope di Tengah Krisis Integeritas Kepemimpinan Nasional

Gestur semacam itu dianggap mencederai martabat lembaga legislatif serta memperburuk citra politik di mata publik, yang berpotensi memicu kekacauan dan instabilitas politik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *