Mungkin nama kita tidak tercatat dalam setiap momentum. Mungkin kita tidak hadir ketika hasilnya dipanen. Tetapi pengabdian tidak pernah diukur dari seberapa ramai orang menyebut nama kita. Ia diukur dari legacy yang kita tanamkan.
Karena itu, saya tidak terlalu risau jika hari ini ada yang berisik di akhir cerita.
Saya lebih mengingat mereka yang pernah berjalan ketika cerita itu bahkan belum memiliki judul. Mereka yang hadir ketika belum ada panggung, belum ada sorotan, dan belum ada kepastian bahwa perjuangan itu akan berhasil. (*)
Penulis:
Mohamad Arif Hidayatullah
Alumni HMI Komisariat Universitas Pelita Bangsa Bekasi.












